Selamat Datang di Web Blog ini Yang Mengulas Tentang Dunia Pendidikan dan Pariwisata Khususnya Daerah Ketapang Kalimantan Barat

Kamis, 01 April 2010

Cara Setting GPRS & WAP StarOne

a. Nokia All Series

Setting WAP

· Ketik *#2769737#
· Server address > Server 1 > 192.168.050.060:9401
· Server address > Server 2 > 0.0.0.0:0000
· Keluar

Setting URL

· Pilih menu Minibrowser
* Biasanya akan muncul error terlebih dahulu
· Pilih menu
· Pilih advanced (menu paling bawah)
· Pilih menu setting
· Pilih menu homepage
· Isi dengan http://wap.mystarone.com
· Simpan

b. Sanex SC-9550 / SC-7070

Setting System

· Masuk ke Menu , Phone Manage, System, Data Service
(dari Idle Mode tekan menu ->5->8->2 )
· Pilih PPP Auth; tekan lock code (0000)
- Input ID : wap
- Input PW : wap

Setting WAP

· Dalam Idle Mode, tekan ## 872769737
- Dalam posisi gateway, ganti Proxy0Addr0 menjadi : 192.168.50.60
- Dalam posisi Port , Pilih Port menjadi 9201.
· Kemudian kembali ke posisi Idle, tekan (i) dan tekan Start.
· Setelah proses connecting lalu masukkan address : wap.mystarone.com
· Tekan OK.

Setting URL

· Klik tombol I
· Pilih Start
· Klik tombol kecil samping kiri dibawah tombol volume
· Pilih Advance
· Pilih Homepage
· Klik OK
· Masukkan URL : http://wap.mystarone.com
· Klik OK

c. Motorola V868/t

Setting WAP

· Masuk ke MENU
· Pilih Setting
· Pilih DATA MODE
· Pilih DATA PROFILE
· Pilih WAP, dan isikan parameter di bawah :
- icon rumah diisi : WAP
- icon pencil diisi : Packet
- icon phone (dial number PDN) diisi : #777
- icon tulisan Cina (username network PDN) diisi : wap
- icon tanda tanya (password network PDN) diisi : wap
· Tekan STO untuk menyimpan program setting.
· Input nomor selesai tekan off.

Setting URL

· Isikan URL default : http://wap.mystarone.com
· Isikan IP address : 192.168.50.60
· Isikan port : 9201
Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi :

http://www.mystarone.com/support/settingWAP.php

Cara & Tips Setting GPRS Indosat Mentari di HP/Ponsel/Handphone Anda - Menyetting WAP GPRS Satelindo Mentari

Setting yang harus anda lakukan pada setting wap gprs di telepon selular / seluler anda untuk menikmati akses data indosat mentari jika anda memilih setting cara manual yaitu :

Profile Name : INDOSATGPRS
Homepage URL : http://wap.klub-mentari.com
IP Address : 10.19.19.19
Bearer : GPRS
User Name : indosat
Password : indosat
APN : indosatgprs

Atau jika anda sudah mencoba dan gagal terus sebaiknya anda mencoba metode yang kedua yaitu setting gprs over the air atau OTA dengan melihat caranya di http://www.klub-mentari.com/setting.php?mode=gprs dengan tarif Rp. 2000. Jika masih gagal berlanjut hubungi costumer service indosat mentari via handphone anda secara cuma-cuma atau gratis. Lalu minta dibantu setting gprs untuk hp anda.



Selamat Mencoba

Cara Mengaktifkan dan Setting Aktifasi GPRS Indosat M3 / IM3 - Seting Jaringan WAP Mobile Internet Handphone / Ponsel Anda

Khusus untuk operator indosat M3 / IM3 tidak memerlukan pengaktifan pada operator karena sudah aktif sejak awal nomor diaktifkan. Yang anda perlukan hanyalah melakukan konfigurasi dan seting pada handphone anda sehingga bisa terhubung dengan server GPRS IM3.

Setting Manual Parameter Untuk Dapat Terhubung Internet GPRS Indosat M3 / IM3 :
- Connection name : M3-GPRS
- APN / Access point name : www.indosat-m3.net
- User name : gprs
- Password : im3
- Authentication : Normal
- Homepage : http://wap.indosat-m3.net
- IP address : 010.019.019.019
- Port : 9201 (standard), 8080 (proxy)

Setting Otomatis Parameter Melalui SMS Untuk Dapat Terhubung Internet GPRS Indosat M3 / IM3 :
- Ketik GPRS[spasi]merk hp[spasi]tipe hp
   Contoh : GPRS NOKIA 6600 atau GPRS SE P800
- Kirim ke nomor 3939
- Anda akan mendapat sms konfirmasi balasan dari IM3



Selamat mencoba

Rabu, 31 Maret 2010

UNAS DAN KETIDAKPERCAYAAN

Oleh : Jejen Rukmana S.Pd. M.Pd


Berakhir sudah Ujian Nasional yang selama ini diperdebatkan pelaksanaannya. Untuk sementara waktu anak-anak bisa bernapas lega, Unas yang selama ini menjadi fokus perhatian telah terlewati dengan mulus. Walau hasilnya belum tahu pasti apakah akan memuaskan atau bahkan sebaliknya. Unas pada tahun ini di Pontianak berjalan dengan lancar. Isu kebocoran naskah soal dan kuncinya masih merupakan hal yang harus diinvestigasi lebih jauh. Apakah memang terjadi demikian atau hanya isu yang dibuat oleh orang yang hanya memikirkan keuntungan finasial tanpa memikirkan anak bangsa yang harus dididik dengan kejujuran.

Namun terlepas benar atau tidaknya telah terjadi kebocoran naskah  soal Unas bagi kita pasti ada makna yang harus digal oleh para pendidik, kepala sekolah dan bahkan oleh Dinas Pendidikan sekalipun. Paling tidak ada pertanyaan yang harus dijawab bersama. Yakni mengapa naskah soal harus dibocorkan? (tulisan ini tidak bicara mekanisme distribusi pengiriman naskah soal Unas). Pasti ada sesuatu yang sedang terjadi atau bahkan sesuatu yang salah dalam dunia pendidikan. Penulis mencoba untuk menganalisa serta menjawab sejauh pemikiran penulis sendiri yakni pertama adanya ketidakpercayaan kepada proses belajar dalam kelas. Kedua pemahaman akan sebuah kejujuran yang masih lemah. Ketiga adanya peluang bisnis (walaupun kotor) oleh orang-orang tertentu.

Ketidakpercayaan pada proses belajar mengajar mungkin bisa terjadi. Guru tidak memahami subtansi bahan yang mestinya diajarkan. Ketika anak bertanya, gurunya tidak bisa menjawab atau mungkin bisa menjawab tapi melebar kemana-mana akhirnya siswa memahaminya bahwa guru memang tidak bisa menjawab. Pemahaman yang dimiliki guru masih sebatas ilmu dan pengetahuan hasil yang didapat saat kuliah dulu, sementara anak didik sudah melanglang buana di dunia maya mencari inti bahan ajar yang diberikan dan ternyata disana sangat banyak.

Ketidakpercayaan juga bisa timbul dari lemahnya komitmen guru terhadap pekerjaan. Terjadang ada oknum guru yang sering terlambat datang setelah itu tidak ada kata maaf yang terucap atas keterlambatannya, sementara kalau siswa terlambat luar biasa garangnya menampakan keakuannya. Siswa dihukum dengan berbagai macam hukuman. Hukuman yang diberikan kepada anak tidak akan menjerakan malahan anak kebal dan terus akan terlambat. Hal ini disebabkan tidak adanya sinkronisasi antara hati nurani dengan perbuatan. Yang kedua, pemahaman akan sebuah kejujuran belum optimal dilaksanakan. padahal modal dalam segala kegiatan/kehidupan adalah kejujuran (tidak bohong). Saya teringat dengan sebuah cerita di sebuah perkampungan ada seorang anak selalu berteriak minta tolong karena akan deterkam binatang buas, begitu mendengar teriakan orang-orang sekampung pada datang untuk menolongnya, tetapi apa yang dilihat ternyata anak tersebut bergurau/berbohong. Suatu hari anak tersebut melakukan hal yang sama beberapa kali. Pada suatu saat anak tersebut berteriak lagi minta tolong karena benar bertemu dengan binatang buas, namun orang sekampung tidak peduli lagi karena pasti anak itu main-main (berbohong). Akibatnya anak tersebut benar-benar diterkam binatang buas. Melihat kisah tersebut betapa kejujuran sangat berharga.

Demikian juga di sekolah nilai-nilai kejujuran harus mulai ditanamkan. sehingga dalam menjelang Unas nilai kejujuran anak muncul dengan sendirinya, maka tidak perlu lagi memburu naskah soal atau bahkan kunci jawaban yang belum tentu kebenarannya sebelum Unas. Nilai-nilai kejujuran harus dilakukan secara masif, bergerak bersama-sama seluruh komponen pendidikan, kepala sekolah, guru, tata usaha, satpam, tukang kebun, penjaga malam, petugas kebersihan yang disadari atau mereka dilihat setiap hari oleh anak-anak didik. Tidak menutup kemungkinan mereka dijadikan model juga dalam hal kejujuran.

Ketiga adalah peluang bisnis kotor. Melihat kenyataan bahwa anak-anak tidak percaya lagi kepada guru (sekolah) mereka akan mencari orang lain, tempat lain yang dapat menentramkan hatinya ketika ada kegelisahan. Maka oknum yang berpikiran kotor mencoba menggunakan peluang ini untuk memudahkan anak mengerjakan soal dan akhirnya lulus dengan instan tanpa proses perjuangan yang mengedepankan kemampuan diri yang selama tiga tahun telah dibentuk.

"Penulis, Kepala SMA Negeri 5 Pontianak : Tergabung dalam Komunitas Guru Menulis Kalbar"

Sumber : Pontianak Post Hal 8 (Minggu, 28 Maret 2010)

Minggu, 21 Maret 2010

PARK BUNGKAM THE REDS

Manchester United berhasil menundukan salah satu rival beratnya di Inggris, Liverpool. Di old Trafford, "Setan Merah" harus ketinggalan duluan sebelum berbalik menang 2-1. Hasil itu kembali membuat Manchester United kembali ke puncak klasemen Liga Primer.
Kemenangan ini sekaligus mengakhiri hasil buruk "Setan Merah" atas "Si Merah (The Red)". Fernando Torres membuat Liverpool unggul cepat pada menit lima pertandingan, Minggu (21/3/2010). Namun, MU dengan cepat membalas lewat penalti Wayne Rooney.
Kemenangan untuk tuan rumah akhirnya dipastikan oleh gol sundulan Park Ji Sung di babak kedua. Pemain andalan Korea Selatan ini mampu membungkam harapan Liverpool. Dia tak ubahnya menjadi pahlawan kemenangan MU. Sebelumnya, MU sudah tiga kali beruntun keok dari Liverpool. Dua kekalahan terjadi pada musim lalu, sedangkan yang satu lagi hadir di awal musim ini saat dilumat 0-2 di Anfield.
Pada Liga Old Trafford, Minggu (21/3/2010), catatan tak bagus itu luntur setelah MU yang ketinggalan lebih dulu lewat gol Fernando Torres, berhasil menyamakan kedudukan lewat Rooney dan kemudian lewat Park ji Sung. Tiga angka tambahan buat MU membuat Sir Alex Ferguson itu kembali memuncaki klasemen Liga Primer

Selasa, 16 Maret 2010

PANTAI TANJUNG BATU KECAMATAN MATAN HILIR SELATAN

Salah satu obyek wisata yang menarik di Kabupaten Ketapang adalah obyek wisata Pantai Tanjung Batu terletak kurang lebih 60 kilometer dari kota Ketapang . Pada saat hari lebaran dan libur pantai ini menjadi sasaran warga untuk berlibur karena lokasi tersebut terdapat banyak sekali pepohonan yang sangat rindang. Lokasinya terletak di desa Sei. Nanjung 25 kilometer dari Desa Pesaguan Kecamatan Matan Hilir Selatan. Pantai ini dapat dijangkau dengan jalan darat, menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat, dengan kondisi jalan yang mulus.

Keindahan yang paling menonjol dari pantai ini adalah batu-batu yang terdapat di tepi pantai. banyak dari batu-batu yang memagari kawasan pantai ini, oleh karena itu disebut Tanjung batu. Dilokasi ini terdapat hamparan pasir putih, batu-batu yang menjorok ke laut, deretan pohon cemara disepanjang pinggiran jalan. Pada musim-musim tertentu banyak terdapat telur penyu, beberapa pulau tak jauh dari pantai Tanjung batu ini. Di daratannya terdapat bukit bukit kecil, sayang bukit ini sudah diekploitasi untuk diambil tanahnya sebagai tanah urukan. Di kawasan pantai juga terdapat padang dua belas yang merupakan hamparan pasir kwarsa dengan vegetasi hutan gelam, karimunting, kantong semar dan padang rumput.


Sumber : Albert, http://yudosudarto.blogspot.com/2007/10/pantai-tanjung-batu-kec-matan-hilir.html

Sabtu, 13 Maret 2010

PANTAI SUNGAI JAWI


Obyek Wisata Alam Pantai Sungai Jawi ini terletak di Kecamatan Matan Hilir Selatan Kabupaten Ketapang. Jarak dari Kota Ketapang ke lokasi 8 Km atau kurang lebih 10 - 15 menit untuk mencapai lokasi dengan menggunakan sepeda motor.
Pantai ini menjadi objek wisata yang paling sering dikunjungi dikarenakan lokasi yang sangat strategis (di tepi jalan raya). Banyaknya warung – warung makan yang didirikan di tepi pantai juga menjadikan banyak pengunjung yang tidak bosan – bosannya mengunjungi pantai sungai jawi ini setiap hari terutama pada sore hari. Tetapi pada siang hari jarang sekali pengunjung yang datang untuk menikmati indahnya pantai ini karena jarangnya pepohonan yang tumbuh sehingga panas terik matahari terasa menyengat dikulit. Untuk mendapatkan tempat yang sejuk (banyak pepohonan) kita harus berjalan menyusuri tepi pantai karena banyak pepohonan disana. 
Di kawasan ini banyak sekali sumber lautnya terutama ikan yang dapat dimanfaatkan. Beberapa jenis ikan, seperti ikan tenggiri, ikan semerah, ikan mexico, ikan talang dan ikan-ikan karang lainnya. Semoga Pemerintah Kabupaten Ketapang dapat mengembangkan pantai yang sangat strategis ini.

Sumber : Albert

Selasa, 09 Maret 2010

PANTAI PAGAR MENTIMUN

Pantai Pagar Mentimun terletak di Dusun Pagar Mentimun Desa Sei. Nanjung Kecamatan Matan Hilir Selatan tak hanya terkenal dengan terasinya. Desa pinggir pantai ini juga terkenal sebagai daerah tujuan wisata pantai untuk Kabupaten Ketapang. Letaknya tak seberapa jauh, di sebelah selatan kira-kira 60 km dari kota Ketapang.

Walaupun berpenduduk jarang, dusun ini sudah terkenal sejak jaman Belanda. Menurut cerita, konon dusun ini merupakan tempat pelarian pelaut yang terdampar ke sebelah selatan Ketapang ini. Namun karena di sini terdapat banyak sumber ikan, maka menetaplah para pelaut tersebut di kawasan ini. Selain pantai yang indah, vegetasi di kawasan ini juga termasuk unik. Yaitu diwarnai dengan hutan semak pinus dan kayu gelam yang jarang. Kawasan ini kering dan sering terbakar karena tumbuh pada tanah pasir kwarsa yang kurus, sehingga vegetasi lain sulit untuk tumbuh, tetapi justru di sinilah letak daya tarik pantai Pagar Mentimun. Kawasan padang pasir ini dikenal dengan "Padang Dua Belas", karena panjangnya lebih kurang 12 Km persegi. Di hutan semak belukar ini juga banyak terdapat rusa sambar (Carvus unicolor)

Hampir seluruh tanah di tepian pantai ini sudah dikuasai oleh masyarakat, banyak di antaranya juga telah berdiri vila-vila indah di pinggir pantai tersebut. Selain keindahan pantainya, kawasan pantai ini tergolong subur, sehingga aneka jenis ikan banyak terdapat di pantai ini.

Untuk wisatawan lokal biasanya selain istirahat juga dimanfaatkan untuk menangkap ikan. Karena populasi ikannya cukup banyak, maka kawasan ini mempunyai daya tarik sendiri. Beberapa jenis ikan terkenal seperti tengiri, udang, renjong juga banyak terdapat di kawasan ini.

Di kawasan tengah laut juga terdapat gugusan pulau kecil di antaranya pulau sawi dan pulau cebe. Salah satu potensi yang belum tergarap tersebut di kawasan ini adalah kerang mutiara atau dengan nama latin (Pinctada Maxima). Perairan pantai di kawasan dusun ini terkenal banyak terdapat jenis ikan komersial yang laku di pasaran, salah satu primadonanya adalah jenis Rayungan (Portunus pelagicus) atau oleh nelayan di kawasan ini dikenal dengan nama Renjong. Selain itu pada kedalaman laut antara 12 m sampai 40 m terdapat aneka jenis hasil laut yang potensial seperti Tripang (Holothuria scabra) rumput laut (Eucheuma spp), termasuk di antaranya kerang mutiara. Di pantai ini juga menjadi tempat bertelurnya penyu Belimbing (Demochellely coriaceae), aneka jenis kepiting laut (rayungan), kepiting sepatu kuda atau dikenal nama belangkas atau horseshoe crab atau kepiting raja King crab beraneka ragam burung pantai dan kura gading (Orlitia boornensis). juga terdapat habitat ikan duyung (Dugong dugong).

Letak yang tak begitu jauh dari kota Ketapang menjadikan kawasan ini menjadi obyek wisata pantai menarik untuk dikunjungi, dan juga didukung dengan sarana transportasi yang cukup memadai.


Sumber : http://students.ukdw.ac.id/~22022818/Pantai%20Pagar%20Mentimun.htm

Selasa, 02 Maret 2010

PANTAI TANJUNG BELANDANG (KETAPANG)

Ketapang, Kalbar - Pengelolaan Pantai Tanjung Belandang perlu dilakukan oleh pemerintah daerah Kabupaten Ketapang. Pendapat tersebut dicetuskan Ismail MY, warga Sungai Awan. Hal itu disampaikan dia, menindaklanjuti program Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ketapang berkaitan dengan obyek-obyek wisata unggulan, dan Pantai Tanjung Belandang memang sangat strategis dengan jarak tempuh 20 menit sudah sampai ke pantai tersebut.

“Aspirasi yang berkembang di masyarakat di Sei Awan Kiri khususnya Dusun Tanjung Belandang memang menginginkan ada semacam pengaturan yang tentu menurut kacamata warga Dusun Tanjung Belandang sebagai warga yang taat dengan peraturan sepanjang untuk peningkatan kesejahteraan, secara tidak langsung tetap didukung dengan catatan melibatkan setiap elemen masyarakat sekitarnya,” kata pengurus DPD PKS Ketapang.

Ismail mengatakan, proses alam berupa abrasi pantai dapat mengancam setiap saat. Dia pun berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah pencegahan terjadinya abrasi yang lebih jauh lagi.“Kalau pemda punya program ingin memajukan sektor pariwisata, maka pemerintah paling tidak sudah punya master plan berkaitan dengan obyek wisata itu. Tentu, sejak dini sudah perlu ditindaklanjuti, misalnya dengan mengusulkan pencegahan abrasi pantai di APBD 2010,” ucap Ismail.

Selain itu, kata dia, muncul juga persoalan lain yaitu berkaitan dengan siapa pengelola pantai tersebut yang dipercaya pemerintah. “Ini sebuah persoalan juga. Pemkab harus sudah punya pola yang akan diterapkan,” katanya. (ndi)

 


Sumber: http://www.pontianakpost.com

Kredit Foto: http://www.kalbar.go.id

Sabtu, 20 Februari 2010

CARUT MARUT DUNIA PENDIDIKAN KALBAR

Pada dasarnya hakikat Pendidikan tercantum dalam UU No 2/1989 (pasal 1) yang dengan gamblang mengungkapkan, pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pegajaran, dan/atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang. Dari konsep itu, jelas bahwa hakikat pendidikan adalah mempersiapkan peserta didik lewat proses pendidikan agar mampu mengakses peran mereka di masa yang akan datang. Ini berarti, membekali peserta didik dengan keterampilan yang sangat dibutuhkan sesuai tuntutan zaman menjadi sebuah keniscayaan. Hal itu beranjak dari pesimisme prediksi bahwa seiring dengan meledaknya jumlah lulusan, mereka akan dihadapkan pada kesulitan mencari kesempatan kerja akibat tidak seimbangnya dengan lapangan kerja yang ada.

Memandang lebih dekat pendidikan Kalimantan Barat, “Keterpurukkan” merupakan kata yang tepat untuk menggambarkan wajah pendidikan di Kalimantan Barat saat ini. Bagaimana tidak ?, Dalam aspek penuntasan buta aksara saja secara nasional Kalimantan Barat berada pada peringkat 23 dari 33 provinsi yang ada. Lain lagi dalam hal Indeks Pembangunan Manusia (IPM), berdasarkan data BPS, IPM Kalimantan Barat justru mengalami penurunan yang signifikan dari peringkat 26 menjadi peringkat ke-28. Hal ini diperparah lagi dengan data yang mengatakan bahwa IPM Kalimntan Barat terendah pada regional Kalimantan.

Timbul pertanyaan ”Mengapa kualitas Pendidikan di Kalimantan Barat rendah?”, jawabnya

Jumat, 19 Februari 2010

UU BHP VS NASIB PENDIDIKAN INDONESIA

Kisruh pengesahan UU BHP masih terus berlanjut. Banyak kalangan yang kecewa dengan pengesahan UU tersebut berencana mengajukan uji materi (Judicial Review) UU BHP ke Mahkamah Konstitusi.

Pengesahan UU BHP merupakan suatu penyelewengan terhadap tujuan dan filosofi pendidikan Indonesia. Hal ini langsung terlihat dari berubahnya bentuk institusi pendidikan di Indonesia, mulai dari SD hingga Perguruan Tinggi menjadi Badan Hukum.

Sesuai dengan amanah konstitusi, pendidikan merupakan hak warga Negara yang penjaminan pemenuhannya wajib dilakukan oleh Negara. Berubahnya bentuk institusi pendidikan menjadi Badan Hukum akan mengeliminasi penjaminan Negara terhadap masyarakat dalam memperoleh pendidikan, salah satunya dari sisi aksesibilitas..

Segala semangat positif yang terdapat dalam BHP, seperti akuntabilitas, transparansi serta efisiensi birokrasi diharapkan akan menjadi solusi dari permasalahan pendidikan di Indonesia, yang dinilai bersumber dari inefisiensi birokrasi. Namun, terlepas dari itu semua, kita pun harus memperhatikan dengan jeli bahwa pengubahan status institusi pendidikan menjadi BHP mengandung konsekuensi tersendiri. Konsekuensi tersebut merupakan akibat dari esensi bentuk Badan Hukum yang melekat pada institusi pendidikan berbentuk BHP.

Salah satu hal yang perlu dikritisi adalah

Kamis, 11 Februari 2010

STRATEGI PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN

Upaya peningkatan mutu pendidikan menjadi agenda penting pemerintah (Depdiknas) beberapa tahun terakhir menyusul hasil penilaian internasional, seperti PISA 2003 (Programme for International Student Assessment) dan TIMSS 2003 (Trends in International Mathematics and Sciences Study), yang menempatkan Indonesia pada posisi buntut dalam hal mutu pendidikan.

Lebih dari itu, laporan terkini dari UNDP (United Nations Development Programme) tentang Indeks Pembangunan Manusia tahun 2006 juga masih menempatkan Indonesia pada ranking ke-108 dari 177 negara, jauh di bawah negara-negara tetangga, seperti Singapura (25), Brunei Darussalam (34), dan Malaysia (61).

Berbagai terobosan dan kebijakan penting telah diambil oleh Depdiknas dalam rangka meningkatkan akses pendidikan yang merata dan bermutu sejalan dengan komitmen yang digariskan oleh UNESCO melalui program Education for All (EFA). Ujian Nasional (UN) yang belum lama ini kembali digelar oleh Depdiknas dan kebijakan perubahan kurikulum dari kurikulum 1994 ke KBK, dari KBK ke KTSP adalah bagian penting dari terobosan penting itu. Sejauhmana kebijakan-kebijakan tersebut mampu meningkatkan mutu pendidikan?

Alih-alih menjadi strategi peningkatan mutu pendidikan, kebijakan UN sesungguhnya telah mengaburkan hakikat pendidikan bermutu. Parameter kebermutuan pendidikan tidak lagi didasarkan pada kebermaknaan individu dalam berperan di dalam kehidupan masyarakat, melainkan melulu didasarkan pada sejauhmana peserta didik mampu mensiasati sederetan soal dalam UN.

Lebih dari itu, kebijakan UN tidak lagi berpihak pada kepentingan siswa, tetapi

Senin, 08 Februari 2010

PENDIDIKAN


Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.

FILOSOFI PENDIDIKAN

Pendidikan biasanya berawal pada saat seorang bayi itu dilahirkan dan berlangsung seumur hidup. Pendidikan bisa saja berawal dari sebelum bayi lahir seperti yang dilakukan oleh banyak orang dengan memainkan musik dan membaca kepada bayi dalam kandungan dengan harapan ia akan bisa (mengajar) bayi mereka sebelum kelahiran.

Banyak orang yang lain, pengalaman kehidupan sehari-hari lebih berarti daripada pendidikan formal. Seperti kata Mark Twain,

KETAPANG







Kabupaten Ketapang adalah salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Kalimantan Barat. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kota Ketapang. Memiliki luas wilayah 35.809 km², memiliki penduduk sebesar 473.880 jiwa (2004). Ibukota Kabupaten Ketapang terletak di Ketapang, sebuah kota kecil yang terletak di tepi Sungai Pawan.


SEJARAH

Pada masa pemerintahan Hindia Belanda, sejak tahun 1936 Kabupaten Ketapang adalah salah satu daerah Afdeling yang merupakan bagian dari Keresidenan Kalimantan Barat (Residentis Western Afdeling van Borneo) dengan pusat pemerintahannya di Pontianak. Kabupaten Ketapang ketika itu dibagi menjadi tiga Onder Afdeling, yaitu:

Onder Afdeling Sukadana, berkedudukan di Sukadana

Onder Afdeling Matan Hilir, berkedudukan di Ketapang

Onder Afdeling Matan Hulu, berkedudukan di Nanga Tayap

Masing-masing Onder Afdeling dipimpin oleh seorang Wedana. Tiap-tiap Onderafdeling dibagi lagi menjadi Onder Distrik, yaitu:

Onder Afdeling Sukadana terdiri dari Onder Distrik Sukadana, Simpang Hilir dan Simpang Hulu

Onder Afdeling Matan Hilir terdiri dari Onder Distrik Matan Hilir dan Kendawangan

Onder Afdeling Matan Hulu terdiri dari Onder Distrik Sandai, Nanga Tayap, Tumbang Titi dan Marau

Masing-masing Onder Distrik dipimpin oleh seorang Asisten Wedana. Afdeling Ketapang terdiri atas tiga kerajaan, yaitu:

Kerajaan Matan, yang membawahi Onder Afdeling Matan Hilir dan Matan Hulu

Kerajaan Sukadana, yang membawahi Onder Distrik Sukadana

Kerajaan Simpang, yang membawahi Onder Distrik Simpang Hilir dan Simpang Hulu

Masing-masing kerajaan dipimpin oleh seorang Panembahan. Sampai tahun 1942, kerajaan Matan dipimpin oleh Gusti Muhammad Saunan, kerajaan Sukadana dipimpin oleh Tengku Betung dan kerajaan Simpang dipimpin oleh Gusti Mesir.

Masa Pendudukan Jepang. Masa pemerintahan Hindia Belanda berakhir dengan datangnya bala tentara Jepang pada tahun 1942. Dalam masa pendudukan tentara Jepang, Kabupaten Ketapang masih tetap dalam status Afdeling, hanya saja pimpinan langsung diambil alih oleh Jepang.

Masa Pendudukan NICA. Pemerintahan pendudukan Jepang yang berakhir kekuasaannya pada tahun 1945 diganti oleh Pemerintahan Tentara Belanda (NICA). Pada masa ini bentuk pemerintahan yang ada sebelumnya masih diteruskan. Kabupaten Ketapang berstatus Afdeling yang disempurnakan dengan Stard Blood 1948 no. 58 dengan pengakuan adanya Pemerintahan Swapraja. Pada waktu itu Kabupaten Ketapng terbagi menjadi tiga pemerintahan swapraja, yaitu Sukadana, Simpang dan Matan. Kemudian semua daerah swapraja yang ada digabungkan menjadi sebuah Federasi.

Pembentukan Kabupaten Sintang. Undang-undang nomor 25 tahun 1956 menetapkan status Kabupaten Ketapang sebagian bagian Daerah Otonom Propinsi Kalimantan Barat yang dipimpin oleh seorang Bupati.


GEOGRAFI

Kabupaten Ketapang merupakan salah satu Kabupaten yang berada di Propinsi Kalimantan Barat, terletak di antara garis 0º 19’00” - 3º 05’ 00” Lintang Selatan dan 108º 42’ 00” - 111º 16’ 00” Bujur Timur.

Dibandingkan Kabupaten lain di Kalimantan Barat, Kabupaten Ketapang merupakan kabupaten terluas, memiliki pantai yang memanjang dari selatan ke utara dan sebagian pantai, yang merupakan muara sungai, berupa rawa - rawa terbentang mulai dari Kecamatan Teluk Batang, Simpang Hilir, Sukadana, Matan Hilir Utara, Matan Hilir Selatan, Kendawangan dan Pulau Maya Karimata, Sedangkan daerah hulu umumnya berupa daratan yang berbukit - bukit dan diantaranya masih merupakan hutan.


Sungai terpanjang di Kabupaten Ketapang adalah Sungai Pawan yang menghubungkan Kota Ketapang dengan Kecamatan Sandai, Nanga Tayap dan Sungai Laur serta merupakan urat nadi penghubung kegiatan ekonomi masyarakat dari desa dengan kecamatan dan kabupaten. Adapun batas-batas wilayah administrasi Kabupaten Ketapang adalah sebagai berikut:

Sebelah Utara : Berbatasan dengan Kabupaten Pontianak dan Kabupaten Sanggau.

Sebelah Barat : Berbatasan dengan Selat Karimata.

Sebelah Selatan : Berbatasan dengan Laut Jawa.

Sebelah Timur : Berbatasan dengan Propinsi Kalimantan Tengah dan Kabupaten Sintang.

Daerah Kabupaten ketapang mempunyai luas wilayah 35.809 Km² (± 3.580.900 Ha) yang terdirid ari 33.209 Km² wilayah daratan dan 2.600 Km² wilayah perairan serta memiliki 15 Kecamatan yaitu Kecamatan Matan Hilir Utara, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kecamatan Kendawangan, Kecamatan Sukadana, Kecamatan Teluk Batang, Kecamatan Simpang Hilir, Kecamatan Pulau Maya Karimata, Kecamatan Tumbang Titi, Kecamatan Marau, Kecamatan Manis Mata, Kecamatan Jelai Hulu, Kecamatan Sandai, Kecamatan Nanga Tayap, Kecamatan Sei Laur dan Kecamatan Simpang Hulu.


Topografi

Daerah pantai memanjang dari utara ke selatan dan daerah aliran sungai merupakan dataran berawa-rawa, yakni mulai dari kecamatan Telok Batang, Simpang Hilir, Sukadana, Matan Hilir Utara, Matan Hilir Selatan, Kendawangan dan Pulau Maya Karimata. Sedangkan wilayah perhuluan umumnya berupa daerah berbukit-bukit. Sungai terpanjang di Kabupaten Ketapang adalah sungai Pawan. Juga terdapat sungai-sungai besar lainnya, yakni sungai Merawan/Matan, Kualan, Pesaguan, Kendawangan dan Jelai.

 

Geologi

Jenis tanah yang terdapat di Kabupaten Ketapang berupa tanah podsolik merah kuning, litosol/regosol, latosol, andosol dan organosal. Tanah podsolik merah kuning terdapat di daerah hulu bagian tengah, memanjang dari utara ke selatan, meliputi kecamatan Tumbang Titi, Jelai Hulu, Marau, Simpang Hulu, sandau, Nanga Tayap, Sungai Laur dan sebagian kecamatan Manis Mata. Tanah litosol/rigosol terdapat di daerah hulu agak ke timur, sebagian besar terdapat di kecamatan Sungai Laur, Simpang Hulu, Sandai dan Nanga Tayap. Tanah latosol terdapat di kecamatan Sandai dan Sungai Laur. Jenis tanah andosol hanya terdapat di kecamatan Sandai bagian timur. Tanah organosal sebagian besar terdapat di daerah pantai, memanjang dari utara ke selatan, yaitu di kecamatan Simpang Hilir, Pulau Maya Karimata, Sukadana, Matan Hilir Utara, Matan Hilir Selatan, Kendawangan dan Manis Mata.

 

Iklim

Kabupaten Ketapang ber iklim tropis dengan suhu rata - rata 23,70° C - 26,70° C dan suhu pada siang hari mencapai 30,80° C serta memiliki curah hujan rata - rata 3696,1 mm / th dengan curah hujan rata - rata per tahun sebanyak 214 kali, sedangkan kecepatan angin adalah 3,1 knot dan merupakan yang tertinggi di Kalimantan Barat.


EKONOMI

Pendapatan utama Kabupaten Ketapang berasal dari bisnis kayu, kelapa sawit, sarang burung walet, dan jasa perdagangan. Pertokoan di Ketapang sebagian besar dimiliki oleh etnis Tionghua.


PENDIDIKAN

Terdapat beberapa SMA dan SMK di kota ini. Juga terdapat beberapa perguruan tinggi, antara lain STAI Al Haudl, Politeknik KEtapang, AMKI, AKPER dan UT.


KESEHATAN

Terdapat dua rumah sakit di kota ini yakni RSUD Agoesdjam dan RS Fatima (swasta).


DEMOGRAFIS

Jumlah penduduk Kabupaten Ketapang yang meliputi 24 Kecamatan adalah 473.880 jiwa (tahun 2004) yang terdiri dari laki-laki 217.885 jiwa dan perempuan 205.931 jiwa.

 

Kota Ketapang adalah kota yang multi suku dan etnis. Suku Dayak dan Melayu serta Tionghua yang merupakan tiga suku terbesar di kota ini. Selain itu juga ada suku Jawa dan Madura. Orang Tionghua di kota ini menggunakan dialek Tiochiu (dalam ejaan Mandarin: Chaozhou) sebagai bahasa pengantar sesama Tionghua. Juga terdapat sebagian kecil orang Tionghua yang menggunakan bahasa Khek (Hakka).

 

TRANSPORTASI

Kota Ketapang dapat dijangkau dari kota lain melalui Bandara Rahadi Osman dan Pelabuhan Ketapang. Terdapat penerbangan dan ke Pontianak dan Semarang via Pangkalan Bun. Transportasi antar desa di Ketapang menggunakan bus, kapal cepat (speedboat). Trnasportasi di tengah kota dapat menggunakan angkot, yang dalam bahasa setempat disebutoplet (mobil jenis minibus atau van); juga terdapat ojek.


TEMPAT

Tugu Ale-ale, terletak di perempatan Jl.R.Supratman dan jalan menuju jembatan Pawan 1, yang melintasi Sungai Pawan. Ale-ale adalah sejenis kerang berkulit halus yang menjadi makanan khas Ketapang. Tugu Tolak Bala, terletak di tengah Kota Ketapang, yakni di pertigaan Jl.Merdeka dan Jl.A.Yani. Museum Keraton Gusti Muhammad Saunan, dahulu merupakan kerajaan Melayu, terdapat di Ketapang, dan menghadap ke Sungai Pawan. Kelenteng Tua Pek Kong, tempat ibadah umat Tridharma yang terletak di Jl.Merdeka, Ketapang.


HOTEL

Di Kota Ketapang terdapat Hotel kelas Melati 3 yakni Hotel Perdana, Hotel Murni dan Hotel Putra Tanjung.Hotel Kelas Melati 1 yakni Hotel Aorta. Hotel Bintang 1 yakni Aston City Hotel Ketapang


BAHASA DAYAK

Peneliti Institut Dayakologi, Sujarni Aloy dan kawan-kawannya (Sujarni Aloi, dkk 1997), meneliti ada 50 bahasa Dayak di Ketapang, yaitu :

  1. Bahasa Dayak Kualatn
  2. Bahasa Mali
  3. Bahasa Kancikng
  4. Bahasa Cempede’
  5. Bahasa Semandakng
  6. Bahasa Sajan
  7. Bahasa Banjur
  8. Bahasa Gerai
  9. Bahasa Baya
  10. Bahasa Laur
  11. Bahasa Joka’
  12. Bahasa Domit
  13. Bahasa Pawatn
  14. Bahasa Krio
  15. Bahasa Konyeh
  16. Bahasa Biak
  17. Bahasa Beginci
  18. Bahasa Tumbang Pauh
  19. Bahasa Gerunggang
  20. Bahasa Kayong
  21. Bahasa Majau
  22. Bahasa Pangkalan Suka
  23. Bahasa Kebuai
  24. Bahasa Tola’
  25. Bahasa Marau
  26. Bahasa Batu Tajam
  27. Bahasa Kengkubang
  28. Bahasa Pesaguan Hulu
  29. Bahasa Kendawangan
  30. Bahasa Pesaguan Kanan
  31. Bahasa Kekura’
  32. Bahasa Lemandau
  33. Bahasa Tanjung
  34. Bahasa Benatuq
  35. Bahasa Sumanjawat
  36. Bahasa Tembiruhan
  37. Bahasa Penyarangan
  38. Bahasa Parangkunyit
  39. Bahasa Perigiq
  40. Bahasa Riam
  41. Bahasa Belaban
  42. Bahasa Batu Payung
  43. Bahasa Pelanjau
  44. Bahasa Membuluq
  45. Bahasa Dayak Menggaling
  46. Bahasa Air Upas
  47. Bahasa Sekakai
  48. Bahasa Air Durian
  49. Bahasa Sempadian


Sumber : Wikipedia


Apakah Artikel di Web Blog ini bermanfaat?

Followers

 

Copyright © 2009 by Ciamix